Windows Defender: Anti Virus Bawaan Windows 10

Windows 10 mempunyai anti virus bawaan seperti pada Windows 8.1 yaitu Windows Defender. Anti virus ini berjalan secara terus menerus di latar belakang untuk mengamankan Windows dari berbagai macam serangan virus ataupun malware.

Scan dan Update Secara Otomatis

Seperti aplikasi anti-virus dan anti-malware lainnya, Windows Defender secara otomatis berjalan di latar belakang, memindai file yang akan diakses dan dibuka.

Windows Defender akan memunculkan notifikasi berupa popup jika menemukan virus di komputer, dan secara otomatis menghapus atau mengkarantina virus dan malware yang ditemukan. Jika Windows Defender menemukan virus dan malware maka akan muncul notifikasi “Windows Defender is taking action to clean detected malware” atau “Detected threats are being cleaned.”.

Notifikasi Windows Defender

Update untuk Windows Defender ini akan melalui Windows Update dan akan terinstal secara otomatis jadi kita tidak perlu memikirkan untuk mengupdate Windows Defender secara manual.

Windows Defender Update

Konfigurasi Windows Defender

Setting Windows Defender terintegrasi dengan setting aplikasi Windows 10. Untuk mengaksesnya buka Start Menu dan pilih Settings. Pada kategori “Update & security” pilih Windows Defender.

Setting Windows Defender

Scan Secara Manual

Ada kalanya kita ingin melakukan manual scan pada komputer kita. Scroll sampai kebawah pada halaman setting Windows Defender. Klik “Use Windows Defender” untuk membuka tampilan desktopnya. Pada sebelah kanan ada opsi “Scan options” dan pilih “Custom”. Klik “Scan now”, akan muncul popup dan pilih partisi atau folder yang ingin kita scan dan klik “Ok”.

Scan Secara Manual Windows Defender

Windows 10 akan secara otomatis mendisable Windows Defender jika kita menginstal anti virus lain, begitupun sebaliknya jika kita menguninstal anti virus lain maka secara otomatis Windows Defender akan aktif kembali.

Baca juga: 10 Cara Mempercepat Kinerja Windows 10